Perkumpulan
Masyarakat Singkawang
dan Sekitarnya

Banner

     

December 2017
S M T W T F S
26 27 28 29 30 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6

 

 
Kemeriahan MTQ Ke-22 Tingkat Propinsi di Kota Seribu Kuil PDF Cetak Surel

Sejak pukul setengah enam sore, tepatnya hari minggu tanggal 25 Mei 2008, masyarakat sudah mulai memadati Stadion Kridasana untuk menyaksikan secara dekat pembukaan MTQ ke-XXII tingkat Provinsi Kal-Bar yang dihelat selama seminggu di Kota Singkawang, walaupun pembukaannya pukul 18.00 WIB. Pukul 19.30 WIB, jalan-jalan sudah terjadi kemacetan dan banyak warga yang tidak bisa masuk kedalam Stadion Kridasana. Malam itu masyarakat tanpa memandang suku, agama, dan etnis tumpah ruah menjadi satu ingin menyaksikan gawe Spektakuler Pemkot Singkawang untuk kesekian kalinya.

Di sepanjang ruas-ruas jalan menuju tempatr berlangsungnya acara, aparat keamanan terlihat benar-benar sibuk baik yang berasal dari kepolisian maupun TNI. Tenaga yang tercurah dari aparat keamanan, dinas perhubungan, anggota Satpol PP membuahkan hasil. Semuanya bisa berjalan dengan baik, tanpa ada permasalahan yang timbul, tentu saja ini juga tidak terlepas dari kerjasama semua pihak.

Uniknya lagi, MTQ yang diselenggarakan di Kota Singkawang kali ini bukan hanya disaksikan masyarakat muslim saja, melainkan warga Tionghoa yang merupakan mayoritas penduduk di Kota Singkawang juga ikut menyaksikan gawe ini. Masyarakat Tionghoa dengan khusuk juga mendengarkan alunan ayat Alquran, sungguh sebuah kenyataan yang sangat membanggakan, betapa kebersamaan dan toleransi yang tinggi antar agama benar-benar terjalin dengan baik.

Akhirnya pembukaan MTQ XXII Provinsi Kalimantan Barat di Kota Singkawang, benar-benar dilaksanakan dan dibuka oleh Pembukaan MTQ dilakukan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Cristiandy Sanjaya SE MM dengan ditandai pemecetan tombol dan diikuti cahaya kembang api yang sangat indah. Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Barat, Drs Cornelis MH akan membuka acara tersebut. Namun, ibunda Cornelis meninggal dunia, sehingga diwakilkan Cristiandy.., tentu saja hal ini sudah dinanti-nanti oleh para undangan yang hadir serta cukup menyedot perhatian masyarakat. Ratusan ribu massa tumpah ruah membanjiri Stadion Kridasana Singkawang pada malam hari itu.

Usai dibuka dilanjutkan dengan defile ke-14 kafilah kabupaten/kota yang sangat atraktif.. Pembawa acara turut mengiringi para kafilah dengan membacakan berbagai pantun, sehingga penonton terhibur dan sebaliknya para peserta memberikan lambaian tangan penghormatan pada undangan yang ada di tribune.
Dalam kesempatan yang sungguh bermakna pada malam hari tersebut, sejumlah kepala daerah menghadiri malam pembukaan ini. Terlihat Bupati Sambas, Ir H Burhanuddin AR, Bupati Kapuas Hulu, Drs Abang Tambul Husin, Bupati Sintang, Milton Crosby, Bupati Melawi, Saman Kurik, Wali Kota Pontianak, Buchary Abdurrahman, dan lainnya, termasuk Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Ir H Zulfadhli dan Sekda Provinsi, Drs H Syukirman. Dan tentu saja ikut bergabung bersama undangan lainnya para pengurus PERMASIS yang tentu saja telah banyak membantu kesuksesan acara yang digawangi oleh Pemkot Singkawang ini, dukungan materi dan non materi yang diberikan oleh organisasi kemasyarakatan ini patut diberikan apresiasi yang positif.

Sekitar pukul 21..00 Wib, genderang seribu tahar yang ditunggu-tunggu masyarakat akhirnya dimulai. Tarian ini berjudul, Napas Kehidupan. Artinya, penonton yang multi etnis, agama dan golongan diajak untuk menumbuhkembangkan sikap toleransi. Inilah wujud kebersamaan dalam bentuk seni budaya yang terpampang di Kota Singkawang yang harmonis dengan beragam suku, budaya dan agama yang ada didalamnya. Alunan genderang, lighting serta pembacaan puisi sungguh-sungguh menyayat kalbu.
Ketua Umum MTQ XXII Hasan Karman SH MM yang juga merupakan Wali Kota Singkawang mengatakan, MTQ di Kota Singkawang diikuti peserta sebanyak 384 orang dari seluruh kabupaten/kota. “Dukungan MTQ ini datang dari seluruh masyarakat Kota Singkawang. Hal itu dibuktikan dengan partisipasi pemasangan baliho dan umbul-umbul termasuk sumbangan kembang api . Ini membuktikan MTQ bukan milik satu golongan saja,” kata beliau.

MTQ Singkawang Sukses

Akhirnya pada hari Sabtu (31/5), gawe yang berlangsung selama sepekan itu resmi di tutup oleh Gubernur Kalimantan Barat, Drs Cornelis MH,. Acara penutupan berlangsung meriah dan kembali Stadion kebanggaan masyarakat Kota Singkawang dibanjiri puluhan ribu warga yang datang untuk menyaksikan malam penutupan dengan ditandai penyalaan kembang api dan tarian rentak seni budaya NKRI dari 13 kabupaten/kota di Kalbar. Tampilan tarian yang dipersembahkan di depan puluhan ribu penonton ini memperoleh apresiasi positive dan decak kagum para hadirin.

Tarian tersebut merupakan gambaran nyata semangat toleransi di tengah-tengah keberagaman suku, agama, ras dan antar golongan yang bisa hidup berdampingan secara damai di Kota Singkawang khususnya. Penari mengenakan berbagai ragam pakaian adat menampilan gerak masing-masing daerah.

Dari seluruh rangkaian acara tersebut prestasi Kota Singkawang sebagai tuan rumah terbilang cukup lumayan, yakni naik dua tingkat dibanding tahun sebelumnya pada saat MTQ dilaksanakan di Kapuas Hulu. Berdasarkan keputusan Dewan Hakim Kota Pontianak mengumpulkan nilai 61, disusul Kabupaten Pontianak (52), Kota Singkawang selaku tuan rumah (31), Kabupaten Sanggau (28), Kabupaten Kubu Raya (23), Kabupaten Landak (19), dan Kabupaten Bengkayang (12). Sekedar ingin mengingatkan pembaca, masih ingat dengan qori cilik asal Kota Singkawang yang terbit pada edisi BP sebelumnya?, siapa lagi kalau bukan Sandy Apriadi, ternyata berhasil menjuarai katagori yang di ikutinya dan berhak menjadi utusan Kal-Bar pada MTQ tingkat Nasional yang akan berlangsung di Banten nanti.

MTQ ke-XXII yang berlangsung di Kota Singkawang ini merupakan kenangan sejarah dan catatan indah. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari dukungan dari seluruh masyarakat Kota Singkawang tentunya. Belum lagi jika dikaji multy player effect dari event yang berlangsung tersebut yang bermakna bagi masyarakat kota Seribu Kuil itu. Dari penelusuran penulis sejak hari pertama pelaksanaan saja, rata-rata setiap hari stand pameran MTQ dikunjungi delapan ribu warga dan mampu mengumpulkan transaksi sebesar Rp 1,08 miliar selama berlangsungnya pameran.

Dan lagi-lagi keterlibatan Permasis di event tersebut kembali harus diberikan apresiasi yang positive, bagai mana tidak, Permasis dalam hal ini turut ambil bagian dengan membuka stand pameran dengan nama “Warung Permasis” yang menjual beragam busana serta pernak-pernik islami dan seluruh keuntungan dari penjualan beserta modal akan disumbangkan untuk pembangunan Mesjid Raya Singkawang yang hingga sekarang pemugarannya masih terus berjalan.

Kemeriahan MTQ ke-XXII tingkat provinsi yang berlangsung di Kota Singkawang merupakan bukti nyata kebersamaan seluruh komponen yang ada di masyarakat telah tercipta dengan baik, tentu saja ini merupakan modal dasar bagi Kota Seribu Kuil ini untuk maju sejajar dengan Kota-Kota lain di Indonesia. Paling tidak, kesuksesan Pemkot Singkawang adalah sebuah acuan untuk MTQ ke- XXIII yang dijadwalkan berlangsung 2010 nanti dan akan digelar di Kabupaten Landak.

 
Share
 
 
 
 

印尼

西加里曼丹省

山口洋地区乡亲会 (Permasis)

新地址/New Address:

Komplek Ruko Seasons City Blok B No. 1-2-3-5

Jl. Prof. Latumeten No. 33 Jembatan Besi, Jakarta Barat, Indonesia

电话/Tel. : +62-21-29071199     传真/Fax : +62-21-29071188